Puisi Cinta Sedih

Cinta memang selalu berkisah akan kebahagian, tapi kadang tidak se romantis puisi. Seperti halnya koin yang punya dua sisi, cinta memiliki sisi lain yaitu kisah sedih. Sebuah sisi gelap yang sangat tidak pernah diharapkan, awalnya begitu manis kayak gula pasir tapi setelah beberapa waktu berubah menjadi pengkhianatan, dan kemarahan. Memang kadang begitu menyakitkan ketika menulis sebuah puisi cinta tapi mengandung makna yang sangat sedih. Walaupun mungkin itu puisi singkat, walaupun itu puisi pakai bahasa inggris yang kita nggak ngerti cara pakenya, hati terasa begitu sakit. Walau ada orang bilang itu dapat menyalurkan perasaan sedih kita. Ya lebih baiklah daripada bunuh diri. Seperti yang ditulis dalam puisi dibawah ini : DI TEPI DAMBA Hening terpuruk terikat bayangmu Membatu dalam benak tak mau pergi Mengapa selalu ada bayangmu mengasah tajam Di tepi damba yg berarak menuju hatiku Bersimbah keindahan yg melukis birunya sinar matamu Berpeluh cinta yg mempesonakan bagai sepotong senja Detik ini, aku memeluk hening, untuk dirimu DATANGLAH PENANTIAN Apakah desah itu masih setia mengiring harimu? Di antara debar jantung yg merindukanmu Aku memilin seraut wajah yg menghantui malam-malamku Kuingin engkau ada dalam keputusasaanku Menantimu hingga kaki-kaki tak mampu lagi berjalan Seandainya desah itu masih bisa kucium di sudut malam ini Akan kukatakan pada awan hitam Aku ingin menyapamu meski hanya lewat semilir angin Tak kuasa sudah aku ingin rebah di lapang hatimu Dan menangis di ujung matamu.
Puisi Cinta Sedih
Mungkin aku memang lemah
Mungkin aku tak pernah punyai lelah
Saat ku terdiam menangisi pergimu
Terus ku terpaku oleh harapan semu
Sepertinya… t’lah cukup banyak kutulis
T’lah cukup dalam hati ini kuiris
Agar bisa kucoba lagi cinta dari mula
Dengan ia yang mampu merasakannya
Namun cinta untukmu terus bertahan
Di sekeping sisa hati ini pun cinta untukmu kurasakan
Kerinduan hadirmu tak pernah bisa hilang
Oh Tuhan… bagaimana semua ini harus kuartikan ?
  TERIRIS LUKA Ditengah malam syahdu nan pekat Ku teringat pada mu, bayangmu Selalu melintas di kelopak mataku Ku coba untuk melupakanmu Namun bayang mu, trus menghampiriku Sunyiku kau tabur bunga rindu Kau bagai angin yang sejukkan Jiwa ragaku… Namun kini, sia-sia sudah mahligai cintaku Mimpi indah tiada lagi, sirna terbakar Kayu arang abu… Ku coba bertanya pada malam Dia membisu Angin berlalupun, tak memberikan Jawaban,, Hanya satu yang terucap Mengapa aku mencintaimu… Dan mengapa aku terlahir untuk terluka… Ku sadar, cinta tak harus memiliki Tapi ku tak bisa, ku tak rela Mungkin ada yang lebih dariku…. Sampai datang masa pertemukan kita Untuk kembali, atau terpisah selamanya… Sungguh hina diriku Mencintai orang yang tak mencintai ku Dan takkan pernah menyayangiku.. Mengapa aku di pertemukan denganmu Musim gugur dihatiku… Seakan tumbuh bersemi Titian cintaku pupus begitu saja Tiadakah iba dihati mu… Tiadakah rasa ntuk ku…. Kau berlalu menuju impian mu yang baru.. Rinduku sudah kau lara… Sayang ku kini t’lah kau buang Mungkinkah aku tercipta Hanya untuk disakiti dan dihina??? Apakah ini suatu cobaan untukku?? Apakah ini suatu goresan hati yang luka?? Yang tak bisa sembuh Walau penawar vdari mana pun… Semoga kau bahagia Tanpa sosok bayanganku… AKU PERGI Setelah melintasi waktu bersimbah pesonamu Kini semua terasa tiada Makna yang terendap lama Dan mendekam dalam gugusan matahari Tak lagi bisa kuraba Semua seperti kembali kosong Harapanku akanmu,Seperti menemui titik penghabisannya Apa gerangan yg terjadi? Tiba-tiba aku enggan mengumbar rinduku Tiba-tiba aku ingin berhenti mencintaimu Mungkinkah karena sikapmu yg makin lama tak lagi membiusku Perlahan menghilang di balik dusta Auramu yg makin pudar oleh sikap tak pasti Angkuhmu melemahkanku Bisumu menyurutkan langkahku Aku lebih baik pergi   Semoga para pembaca tidak pernah mengalami kegagalan cinta sehingga membuat puisi sedih seperti diatas. Sebaiknya simpan saja air mata kamu buat menambah cairan tubuh!!!    

Komentar Puisi Cinta Sedih Lewat Facebook

Comments