Puisi Ramadhan Islami

Kumpulan contoh berbagai puisi ramadhan islami yang indah pada bulan puasa ini. Ada berbagai karya dari taufik ismail sampai dengan anak sekolah. Pokoknya sangat lengkap,  jadi tunggu saja setiap puisi yang terbaru dan mungkin terakhir disini saja. Dan bukan itu saja sebagai blogbintanger pun tetap bisa menyumbangkan karya anda disini, sehingga nantinya bisa dibaca di indonesia bahkan dunia. Benar sekali! Demi menyambut bulan ramadhan yang sebentar lagi akan datang, blog bintang disini memang secara khusus menyiapkan berbagai puisi islami, yang tentunya sangat menyentuh hati supaya kita sebagai muslim yang taat dapat menjalankan ibadah puasa kita dengan sebaik-baiknya dan sebenar-benarnya. Dan ini untuk siapa saja dari mulai anak kecil sampai dengan orang yang sudah tua sekalipun. Karena bulan itu bukan hanya datang setahun sekali namun juga memiliki hikmah dan manfaat dibanding dengan bulan yang lainnya.

Kumpulan Contoh Puisi Ramadhan 

Puisi Ramadhan : DOA DAN HARAPAN Lirihku semoga jadi doa Tangisanku semoga jadi sesal Nafasku semoga jadi tasbih Tatapanku semoga jadi rahmat Perkenankanlah Ya Rabb… Harapanku semoga jadi kenyataan Resahku semoga jadi jawaban Deritaku semoga jadi kesabaran Pelitaku semoga jadi impian Kabulkanlah Ya Rabb… Doa di dalam sujud dan ruku T’lah menghadirkan cahaya Melaksanakan kepingan sisa harapan Tuk meraih ampunanMu … Ya Rabb Ely K. (November 2003) Ramadhan 1424H Puisi Ramadhan : Malam Ramadhan Malam ini, kan ku rangkai jerit suara hati Kan ku ukir disetiap jiwaku ini Wahai malam yang sunyi, dapatkah kau memberi arti Pekatnya malam gulita yang kau beri Wahai sunyi aku rapuh, aku hampa tak berarti Bila tak ada kasih pelita yang menghampiri Hatiku resah hatiku galau tak bertepi Andai tak ada kasih yang abadi Ya Allah yang abadi Berilah kamu petunjuk walau jalan itu berduri Berilah kami kekuatan hati lapang hidup ini Agar setiap galau yang menghampiri Dapat kami suruh untuk pergi dan tak kembali Ya Allah yang maha suci Sucikanlah kami dan hati kami ini Agar aku tak sesat, tak tenggelam di samudra sunyi Abadilah kamu, abadilah cinta nurani Puisi Ramadhan : Mu’jizat Di Atas Doa Segudang harapan manusia Tersimpan dalam kata – kata Terpanjatkan bersama untaian suara Yang berisi harapan tuk kehidupan Untukmu para siswa Indonesia, Untaian harapanmu tersimpan dalam doa. Terus dan teruslah berdoa Mendekatlah kepada sang pencipta Kuasa ada bersamaNya Tak perlu kau resah Apabila harapan tidak terwujudkan Janganlah berputus asa dan tetap berdoa Karena doa adalah mu’jizatNya Puisi Ramadhan : Tuhanku Aku Mengadu Aku kecil di kala dulu berada Tak satupun tahu hasrat yang kusimpan Di saat waktu terus berputar Di kala usia bertambah angka Tuhan bolehkah aku bicara padamu ? Sekarang aku sudah besar Detik demi detik kulewati bersamaMu Senang dan sedih kulalui dengan mengenalMu Tuhan aku punya hasrat HambaMu punya timbunan cita –cita Wujudkanlah di kala aku besar nanti Tuhan, ku percaya engkaulah pengatur jagad raya penentu segala takdir ini Puisi Ramadhan : DI PENGHUJUNG RAMADHAN Kala kerinduan belumlah usai Kala penghayatan dalam doa belumlah sempurna Menapaki lajunya perjalanan yang tiada henti Menyusuri lorong yang penuh liku menghadang Kuingin Kau basuh dalam renunganku Saat Kau pancarkan cahaya dalam bulan nan mulia Mengharapkan ampunan dalam sujudku yang panjang Masihkah kan kupalingkan wajah ini? Ingin kuhapus semua noda dan dosa Ingin kuhempas semua kobaran emosi dalam dada Meluruhkan jiwa yang sarat dengan hasrat Tenggelam dalam tangisan penuh sesal Sanggupkah kan kutapaki hariku? Menyongsong esok yang t’lah siap menanti Semoga di penghujungmu ya Ramadhan Ampunan Illahi kan terpancar lewat pribadi nan luhur Ely K. (November 2003) Ramadhan 1424H MENCARI SEBUAH MASJID Oleh Taufiq Ismail Aku diberitahu tentang sebuah masjid, yang tiang-tiangnya dari pepohon di hutan, fondasinya batu karang dan pualam pilihan atapnya menjulang tempat bersangkutnya awan dan kubahnya tembus pandang, berkilauan digosok topan kutub utara dan selatan Aku rindu dan mengembara mencarinya. Aku diberitahu tentang sepenuh dindingnya yang transparan, dihiasi dengan ukiran kaligrafi Qur'an dengan warna platina dan keemasan bentuk daun-daunan sangat teratur serta sarang lebah demikian geometriknya ranting dan tunas berjalin bergaris-garis gambar putaran angin Aku rindu dan mengembara mencarinya. Aku diberitahu tentang sebuah masjid yang menara-menaranya menyentuh lapisan ozon dan menyeru azan tak habis-habisnya membuat lingkaran mengikat pinggang dunia kemudian nadanya yang lepas-lepas disulam malaikat jadi renda benang emas yang memperindah ratusan juta sajadah di setiap rumah tempatnya singgah Aku rindu dan mengembara mencarinya. Aku diberitahu tentang sebuah masjid yang letaknya dimana bila waktu azan lohor engkau masuk kedalamnya engkau berjalan sampai waktu ashar, tak kan capai saf pertama sehingga bila engkau tak mau kehilangan waktu, bershalatlah di mana saja di lantai masjid ini yang besar luar biasa Aku rindu dan mengembara mencarinya Aku diberitahu tentang ruangan disisi mihrabnya yaitu sebuah perpustakaan tak terkata besarnya dan orang-orang dengan tenang membaca di dalamnya, di bawah gantungan lampu-lampu kristal terbuat dari berlian yang menyimpan cahaya matahari, kau lihat bermilyar huruf dan kata masuk beraturan ke susunan syaraf pusat manusia dan jadi ilmu berguna di sebuah pustaka yang bukunya berjuta-juta terletak disebelah menyebelah masjid kita Aku rindu dan mengembara mencarinya Aku diberitahu tentang sebuah masjid yang beranda dan ruang dalamnya tempat orang-orang bersila bersama dan bermusyawarah tentang dunia dengan hati terbuka dan pendapat bisa berlainan namun tanpa pertikaian dan kalaupun ada pertikaian bisalah diuraikan dalam simpul persaudaraan sejati dalam hangat sajadah yang itu juga terbentang di sebuah masjid yang sama Tumpas aku dalam rindu. Mengembara mencarinya Dimanakah dia gerangan letaknya? Pada suatu hari aku mengikuti matahari ketika dipuncak tergelincir sempat lewat seperempat kwadran turun ke barat dan terdengar merdunya azan di pegunungan, dan akupun melayangkan pandangan mencari masjid itu kekiri dan kekanan, ketika seorang tak kukenal membawa sebuah gulungan, dia berkata "Inilah dia masjid yang dalam pencarian tuan" dia menunjuk tanah ladang itu dan di atas lahan pertanian dia bentangkan secarik tikar pandan kemudian dituntunnya aku ke sebuah pancuran airnya bening dan dingin mengalir teraturan, tanpa kata dia berwudlu duluan. Akupun di bawah air itu menampungkan tangan, ketika kuusap mukaku, kali ketiga secara perlahan, hangat air yang terasa bukan dingin Kiranya demikianlah air pancuran bercampur dengan air mataku yang bercucuran. Puisi Ramadhan 2010 : Puasa Kalau masih terhangus sambaran halilintar Kalau masih ngeri kunyahan gigi macan Kalau masih benjol oleh lemparan batu Kalau masih lepuh kala terbakar api Ingatlah konsekuensi tidak berpuasa karena dahsyatnya siksa neraka berlipat ganda pedihnya sakit dunia Puisi Ramadhan : DOA RAMADHAN Ya Allah..... Dalam dekapan Ramadhan suci ini Berikan hambamu ini kesadaran Betapa bulan ini adalah gudang Yang menyimpan stok rahmat Dalam sepuluh ruang tamunya Berikan pada hamba Makna luas ruang maghfirahMu Yang tersembunyi dalam sepuluh ruang keluarga Tancapkan keyakinan pada diri hamba tentang janjiMu Yang terlukis dalam sepuluh ruang tidur bulanMu Menggambar kebebasa dari api abadiMu Ya Allah... Hamba ingin menjadi penebar ayat-ayatmu Merangkul tiang rumahMu MerayuMu tiap malam MengingatMu dalam dua puluh gerak istirahatku MenjengukMu dalam detik-detik sahurku Menemani mata hati mengelilingi hari-hariMu Ya Allah... Hamba bersimpuh dalam belai kuasamu Mengakui kelemahan dan kesalahn Nafsi Membeberkan aib sendiri Membuka rajasia pribadi KepadaMu ! Menggorek dosa-dosa satu persatu Berharap siraman deras ampunanMu Ya Allah..... Bersama laju bulah penuh rahmah ini Hamba lomtarkan ide-ide hamba Menjelaskan Planning Mendiskusikan visi masa depan Mengadukan keinginan Menumpuk harapan-harapan Dan meletakanya diatas tanganMu Ya Allah... Sedikit sekali yang kminta Dalam luas kuasamu yang terbuka Ramadhan,kairo 2001   Puisi : Ramadhan yang Indah Mungkin kita tidak tau Kapan kita mati dan hidup Mungkinkah kita bisa Berpuasa di saat bulan Ramadhan ini Janganlah engkau tidak Berpuasa hanya karena Tidak kuat menahan hawa Nafsu yang terus berdatangan Kita sebagai manusia Adalah makhluk Allah Swt Yang sempurna, yang punya Akal pikiran yang jernih Saat kita melakukan dosa Dan kesalahan yang sudah Kita perbuat setiap kita Melangkah dan berjalan Hanya dengan berpuasa Dan sholatlah Dosa kita bisa hilang dikit Demi sedikit walupun dosa kita Yang kita perbuat banyak Marilah kita berpuasa di bulan Ramadhan yang indah ini Dan bertobatlah sebelum nyawa kita Diambil oleh Allah SWT Puisi Ramadhan : Bila Ramadhan Memanggilmu Bila Ramadhan memanggilmu Mengetuk pintu hidupmu Sambut ia sepenuh rindu Dekap ia sepenuh cinta Dan biarkan jemari indahnya Merengkuhmu dalam istana ampunan-Nya Bila Ramadhan memanggilmu Sambutlah ia seumpama tamu istimewa Kenanglah kelopak hari-hari Yang telah luruh berguguran Kenanglah seumpama pertanda Bagi engkau sang penerus perjalanan Bersiap menjemput giliran Bila tak lagi kau jumpai ia Ramadhan di tahun depan Bila Ramadhan memanggilmu Bersihkan hati dari segala dengki Sucikan jiwa dari segala prasangka Bersihkan raga dari segala dosa Bila Ramdhan memanggilmu Berlarilah menjemput panggilan-Nya Diatas adalah berbagai kumpulan puisi ramadhan yang sangat islami, dan contoh yang ditampilkan oleh blog bintang diatas, diberikan dari karya besar buatan taufik ismail sampai dengan buatan anak sekolah. Setiap kata-kata diatas digunakan bertujuan untuk menyambut bulan suci dan penuh berkah ini. Sehingga kita sebagai manusia bisa menyambutnya dengan penuh suka cita salah satunya ya melalui cara ini, membuat sebuah puisi. Nah bagi saudara-saudari disini penggemar blogbintang.com, bisa juga kok mengirimkan puisi kalian disini. Temanya tentunya berhubungan dengan bulan ramadhan maupun yang berhubungan dengan puasa. Boleh juga berhubungan dengan sesuatu yang islami contoh : ibadah sholat maupun zakat. Silahkan dikirim melalui form komentar, kami tunggu ya disini, Boleh kok menuliskan puisi dari taufik ismail ataupun pujangga muslim lainnya disini.

Komentar Puisi Ramadhan Islami Lewat Facebook

Comments

  1. ikka says

    ijin baca puisix di acara sekolah qw iia
    . dalam rangka menyambut datangnya bulan rhamadan

  2. mia cicilia says

    izin copas yaa, buat mading sekolah soalnya, nanti sumber nya di cantumin ko..
    makasih dah bantu.. :)

  3. says

    IBLIS, KAU IBLIS !
    oleh Riezka Amalia Faoziah

    ++

    Ada iblis dalam lidah

    saat bicara dusta,

    atau keluh meradang,

    atau dalam rayuan menggoda berbusa

    +++

    Ada iblis di tangan

    menjauhkan jemari dari keinginan memberi

    berguru penghianatan Azazil

    sang malaikat hitam pesakitan surga

    penjaja racun di atas nampan berhias cherry

    +++

    Iblis bergelayut di kaki

    menuntun langkah pada kesesatan sejati

    +++

    Menggoda pemuda

    memaku rindu dalam nafsu yang bertalu

    Menggoda pemudi

    menerbangkan angan tak bertepi

    Menepis syar’i

    +++

    Iblis menari-nari

    Lalu merajai bumi

    +++

    Iblis, kau Iblis!

    “Sesungguhnya syetan itu berjalan dalam diri manusia menurut perjalanan darahnya” (HR. Bukhari dan Muslim)

  4. Steve Inks says

    Doa Ramadhan

    Ya Allah,
    Bulan suci-Mu akan segera tiba
    Maka karuniakanlah kepada kami
    Kesempatan, kesehatan dan kesabaran
    Kesempatan untuk menjalaninya
    Kesehatan selama menjalaninya
    Dan kesabaran dalam menjalaninya

    Ya Allah,
    Jadikan kami golongan orang-orang yang beruntung dan diridhoi
    Dan jauhkan kami daripada golongan orang yang Engkau murkai
    Sungguh kami takut Siksa-Mu, Siksa-Mu, Siksa-Mu
    Perkenankan kami memasuki Surga-Mu, Surga-Mu, Surga-Mu

    Ya Allah,
    Kami sadari sepenuhnya bahwa jauh dari sempurna segala ibadah kami
    Maka sempurnakanlah Ibadah-ibadah kami selama Bulan Suci

    Ya Allah,
    Sungguh lisan kami, hati kami, seluruh jiwa raga kami tiada suci
    Maka sucikanlah dengan Ridho-Mu selama bulan suci ini

    Ya Allah,
    Ijikan kami menyambut dan menyalami datangnya “Ramadhan”
    Dengan suka cita didalamnya, dan berkahi kami dengan Rahmat-Mu
    Karena tiada Tuhan selain Engkau, dan Muhammad utusan-Mu
    Ampunilah kami atas gunung-gunung dosa yang telah kami buat
    Dan Jiwa raga kami berharap dapatkan Syafaat dari Utusan-Mu
    Dan sudilah kiranya beliau akui kami sebagai bagian dari golongannya.
    Aamiin Ya Robbal alamin..

    Marhaban Ya Ramadhan…

    @Steve Inks 2013